Rabu, 26 November 2014

Pengobatan Medis Penderita Stroke

Pengobatan medis memegang peranan penting dalam kesehatan masyarakat. Kebanyakan orang menjadikan pengobatan medis sebagai sarana kesehatan utama mereka. Hal ini wajar karena pengobatan medis lebih mampu mendeteksi jenis penyakit secara lebih tepat dan pasti, daripada pengobatan tradisionalyang kebanyakan hanya hanya menggunakan perkiraan.

Diagnotis Storke
MRI (Magnetic Rasonance Imaging)
Bukanlah hal yang mudah untuk menentukan seseorang terkena stroke atau tidak. Dokter haris melewati beberapa prosedur sebelum menyatakan seseorang terkena stroke. Langkah-langkah yang ditempuh antara lain pemeriksaan darah, pemeriksaan dengan alat pemindai, seperti MRI (Magnetic Rasonance Imaging) atau CT Scan (Computerized Tomography Scaning). Selain itu dibutuhkan juga wawancara dengan seseorang yang diduga menderita stroke.



CT Scan

Minggu, 23 November 2014

Faktor Risiko Stroke

Keadaan yang menyebabkan atau memperparah stroke disebut sebagai faktor risiko. Jadi, anda harus waspada terhadap serangan stroke jika anda adalah seorang penderita:
> Hipertensi (darah tinggi)
> Penyakit jantung
> Diabetes millitus
> Hiperlipidemia (peninggian kadar lipid dalam darah)
> Gangguan pembuluh darah koroner
> Mempunyai riwayat pernah terkena strok
Selain itu masih ada faktor risiko ikutan yang meliputi:
> Kadar lemak tinggi dalam darah
> Kegemukan atau obesitas
> Merokok
> Kurang olahraga
> Kadar asam urat tinggi
> Kadar fibrinogen tinggi

Hal-hal yang telah penulis kemukakan di atas adalah faktor risiko yang dapat anda kendalikan.Masih ada lagi faktor risiko yang tidak dapat kita kendalikan, faktor risiko tersebut adalah:

> Usia
Siapapun tidak dapat menaklukan usia . Sudah menjadi rahasia umum bahwa usia itu kuasa Tuhan. Beberapa penelitian membuktika bahwa 2/3 serangan stroke terjadi pada usia di atas 65 tahun.

> Jenis kelamin
Penelitian menunjukan bahwa pria lebih banyak terkena stroke daripada wanita, yaitu kisaran 1,25 kali lebih tinggi.

> Garis Keturunan
Terdapat dugaan bahwa stroke dengan garis keturunan saling berkaitan. Dalam hal ini, hipertensi, diabetes, dan cacat pada pembuluh darah menjadi faktor genetik yang berperan.

> Asal Usul Bangsa
Berdasarkan literatur, bangsa Afrika, Asia, dan keturunan Hispanik lebih rentan terhadap serangan stroke.

> Kelainan Pembuluh Darah
Kelainan ini adalah suatu kondisi ketika salah satu bilik jantung bagian atas tidak sinkron dengan jantung. Akibatnya, terjadi penggumpalan darah yang menyebabkan sumbatan pembuluh darah.

Sabtu, 22 November 2014

Kenali Gejala Stroke

Akibat paling parah dari stroke adalah kematian, maka, jika penderita tidak meninggal akibat yang dirasakan adalah kecacatan anggota gerak. Benar-benar akhir yang mengerikan. Tak ada pilihan lain kecuali mencegahnya dari awal dan mengenali gejala stroke dari dini.

Maka yang harus dilakukan adalah melihat gejala dini stroke:

1. Senyum
Senyum adalah hal yang termudah oleh setiap orang. Mintalah seseorang untuk melihat senyum Anda, apakah bibir anda terjadi keanehan ketika anda senyum. Keanehan itu seperti perot. Pada penderita stroke, saat tertawa atau senyum, bibirnya akan perot.

2. Gerak
Untuk melihat apakah seseorang terkena stroke, pada tes gerak, mintalah seseorang untuk memperhatikan gerak anda. Misalnya angkat kedua tangan anda, apakah sama tinggi atau tinggi sebelah.

3. Bicara 
seseorang yang normal pasti berbicara normal pula. Jika di awal berbicara normal, namun setelah beberapa menit berbicara cedal, bisa jadi terkena stroke.

Jumat, 21 November 2014

Gejala Stroke

Beberapa penyakit berawal dari munculnya gejala-gejala,termasuk stroke.Nah, waspada adalah jalan terbaik untuk mencegah terjadinya stroke lebih parah.
Gejala stroke yang umum terjadi di masyarakat antara lain sebagai berikut:


>> Mati rasa mendadak pada wajah, atau rasa lemah mendadak pada lengan, tungkai kaki, terutama pada satu sisi tubuh.

>> Mendadak sulit berjalan, kehilangan keseimbangan tubuh atau koordinasi anggota tubuh

>> Merasa lemah dan tidak bertenaga

>> Tiba-tiba pusing dan hilang keseimbanngan

>> Tiba-tiba menderita sakit kepala yang parah (kadang disebut penderita sebagai sakit kepala terparah selama hidup)

>> Bingung atau kesulitan berbicara

>> Mulut mencong ke kiri atau ke kanan

>> Separo badan terasa pegal, kesemutan, dan panas seperti terkena cabai/terbakar

>> Lidah mencong bila dijulurkan

>> Bicara pelo atau tidak jelas

>> Sulit menelan saat makan/minum mudah tersedak

>> Terasa tidak ada koordinasi antara yang dibicarakan dan yang ada di pikiran

>> Tidak bisa atau sulit membaca dan menulis, ada beberapa hal yang hilang dari ingatan

>> Penglihatan terganggu ( sebagian lapangan pandang terganggu atau penglihatannya rangkap)

>> Kemunduran pendengaran (tuli satu telinga)

>> Gerakan tidak terkoordinasi

>> Mendadak lumpuh setengah badan (kanan atau kiri)

>> Kejang yang tidak jelas penyebabnya

>> Sakit kepala berat atau vertigo parah tanpa diketahui penyebabnya.


Jenis Stroke

Stroke pada dasarnya terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:

1.Stroke Iskemik
Stroke jenis ini terjadi jika aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah ) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak sehingga pasokan darah ke otak terganggu. Hampir sebagian besar atau sebesar 83% mengalami stroke jennis ini.


Pada dasarnya stroke iskemik disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya sebagai berikut:

  • Atorema (endapan lemak) yaitu penyumbatan yang bisa terjadi di sepanjang arteri menuju otak. Penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalurpembuluh darah arteri yang menuju ke otak, yaitu pada dua arteri karotis interna dan dua arteri vertebralis.
  • Peradangan atau infeksi yang dapat menyebabkan menyempitnya pembuluh darah yang menuju ke otak.
  • Obat-obatan, seperti kokain dan amfetamin, juga bisa mempersempit pembuluh darah ke otak.
  • Penurunan darah yang tiba-tiba sehingga menghambat aliran darah ke otak. Hal ini sering terjadi pada orang yang banyak kehilangan darah sangat banyak karena cidera atau pembedahan.
  • Emboli, yaitu endapan lemak yang terlepas dari dinding arteri dan terbawah aliran darah lalu menyumbat arteri yang lebih kecil.

Ada dua jenis strok iskemik yang banyak terjadi, yaitu sebagai berikut :

  1. Thrombotic stroke, yaitu gumpalan darah (thrombus) terbentuk dalam satu arteri yang menyuplai darah ke otak .
  2. Embolic stroke, terjadi ketika gumpalan darah atau paertikel lain yang terbentuk di luar otak, biasanya di dalam jantung terbawa aliran  darah, dan mempersempit pembuluh darah.Strok jenis ini biasanya terjadi mendadak dan penderitanya berusia muda.


2. Stroke Hemorragik
jenis strok hemorragik terjadi jika pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir  70% stroke hemorragik terjadi pada penderita hipertensi.

3. Stroke Ringan ( Transiet Ischemik Attack/ TIA)
Sebenarnya, TIA termasuk dalam stroke iskemik. Gejala-gejala TIA cepat datang, hanya beberapa menit dampai beberapa hari, Stroke jenis ini di sebut juga mini stroke karena masih dalam kategori warning. Karena sifat serangannya yang terjadi secara tiba-tiba dan cepat hilang. Meskipun masih ringan, jika diabaikan bukan berarti TIA akan berubah menjadi parah dan berat. 

Kamis, 20 November 2014

STROKE


Apa yang terlihat dalam benak anda mendengar kata stroke? Seseorang yang berbaring lemah dan tidak mampu bergerak sedikitpun? Atau penyakit yang mematikan dan penderitanya tidak mempunyai harapan untuk sembuh? Stroke memang momok bagi kebanyakan orang. Penyakit ini sangat mudah ditemui di masyarakat. Mungkin salah satu keluarga,  teman atau kerabat anda pernah mengalaminya?

Devinisi Stroke
Strok adalah gangguan otak yang terjadi dengan cepat (tiba-tiba)  dan berlangsung lebih dari 24 jam karena gangguan suplai darah ke otak. Dalam jaringan otak, kekurangan aliran darah menyebabkan serangan bio-kimia yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Seperti yang kita ketahui, otak adalah pusat sistem saraf dalam tubuh manusia. Otak tidak hanya mengendalikan gerakan, namun juga pikiran, ingatan, emosi, suasana hati, bahkan sampai dorongan seksual. Selama masih hidup, otak terus-menerus menerima rangsangan, mengolah, dan menyimpan informasi dalam bentuk memori.
Gangguan aliran darah ke otak akan menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke otak. Oksigen yang terputus selama 8 – 10 detik akan menyebabkan gangguan otak. Sedangkan, terputusnya aliran oksigen ke otak dalam 6 – 10 menit dapat merusak sel-sel otak, dan kemungkinan tidak bisa pulih kembali. Anda bisa bayangkan jika pasokan oksigen itu terputus selama lebih dari 10 menit, bahkan lebih.